Dokumen Yang Dipersamakan Dengan Faktur Fajak

Perusahaan Anda menerima tagihan dari Telkom dan didalamnya ada unsur PPN yang ditagih oleh Telkom. Sekarang Anda bingung apakah PPN tersebut dapat dikreditkan sebagai Pajak Masukan karena format kuitansi dari Telkom tidak sesuai dengan Faktur Pajak sebagaimana yang diatur?

Dalam Peraturan Dirjen Pajak Nomor PER-10/PJ/2010, ditetapkan dokumen-dokumen tertentu yang kedudukannya dipersamakan dengan Faktur Pajak sebagai berikut:

1. Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB) yang telah diberikan persetujuan ekspor oleh pejabat yang berwenang dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dan dilampiri dengan invoice yang merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dengan PEB tersebut;

2. Surat Perintah Penyerahan Barang (SPPB) yang dibuat/dikeluarkan oleh Bulog/DOLOG untuk penyaluran tepung terigu;

3. Paktur Nota Bon Penyerahan (PNBP) yang dibuatkan/dikeluarkan oleh PERTAMINA untuk penyerahan Bahan Bakar Minyak dan/atau bukan Bahan Bakar Minyak;

4. Tanda pembayaran atau kuitansi untuk penyerahan jasa telekomunikasi;

5. Tiket, tagihan Surat Muatan Udara (Airway Bill), atau Delivery Bill, yang dibuat/dikeluarkan untuk penyerahan jasa angkutan udara dalam negeri;

6. Nota Penjualan Jasa yang dibuat/dikeluarkan untuk penyerahan jasa kepelabuhanan;

7. Tanda pembayaran atau kuitansi listrik;

8. Pemberitahuan Ekspor Jasa Pajak/Barang Kena Pajak Tidak Berwujud yang dilampiri dengan invoice yang merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dengan Pemberitahuan Ekspor Jasa Kena Pajak/Barang Kena Pajak Tidak Berwujud, untuk ekspor Jasa Kena Pajak/Barang Kena Pajak Tidak Berwujud;

9. Pemberitahuan Impor Barang (PIB) dan dilampiri dengan Surat Setoran Pajak, Surat Setoran Pabean, Cukai dan Pajak (SSPCP), dan/atau bukti pungutan pajak oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dengan PIB tersebut, untuk impor Barang Kena Pajak; dan

10. Surat Setoran Pajak untuk pembayaran Pajak Pertambahan Nilai atas pemanfaatan Barang Kena Pajak tidak berwujud atau Jasa Kena Pajak dari luar daerah Pabean.

Dengan demikian kuitansi tagihan dari Telkom tersebut dapat dikreditkan, sepanjang dokumen tersebut harus diisi lengkap, jelas dan benar dan paling sedikit memuat:

a. Nama, alamat dan NPWP yang melakukan ekspor atau penyerahan;

b. Nama pembeli Barang Kena Pajak atau penerima Jasa Kena Pajak;

c. Jumlah satuan barang apabila ada;

d. Dasar Pengenaan Pajak; dan

e. Jumlah Pajak yang terutang kecuali dalam hal ekspor.

http://www.pajakpertambahannilai.com

About Abams Tea

".Love me or hate me, I'll be shine."

Posted on 04/18/2012, in Pajak and tagged , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: